Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Wednesday, December 5, 2012

Ya Allah Berilah Aku Kebahagiaan.

Ya Allah berilah Aku Kebahagiaan.

YA Allah Tunjukilah kami ke jalan yang benar dan bimbinglah kami kepada apa yang Engkau cintai dan ridhoi, Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Aamiin Sobat, artikel kali ini adalah hasil diskusi dengan para mahasiswa saya di perkuliahan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca. semua orang memang menginginkan kebahagiaan tapi waspadalah seringkali kebahagiaan itu tersamar . Sobat, Tahukah Anda siapa yang sering menyamar sebagai kebahagiaan? Inilah yang disebut kesenangan. Banyak orang yang merancukan kebahagiaan dengan kesenangan. Kesenangan bersifat sementara. Kesenangan bisa dicapai dari hal-hal yang bersifat fisik. Ini menghasilkan kepuasan, tetapi kepuasan yang dihasilkan tidak akan bertahan lama. Kebahagiaan yang bergantung pada kesenangan fisik tidak mantap; suatu hari, kebahagiaan itu Anda rasakan, esoknya mungkin tidak. Ketika memilih “kesenangan” dan menganggapnya sebagai “kebahagiaan”, itu artinya kita sudah berjalan ke arah yang berbeda dengan jalan kebahagiaan. Karena itu, semakin jauh menikmati kesenangan, semakin jauh pulalah kita dari jalan kebahagiaan. Sobat, Jalan kebaikan senantiasa berakhir pada kebahagiaan, sementara jalan kesenangan sering berakhir pada kesengsaraan. Kebahagiaan itu adalah apa yang kita lakukan dan tercapainya segala sesuatu sesuai dengan keridhoan Allah SWt dan keridhoan Allah Swt akan tercapai bila kita melakukan segala sesuatu berdasarkan perintah dan larangan-Nya. Itulah yang menjadikan hati kita tenang dan kedamaian pikiran. Makin tinggi tingkat ketenangan pikiran kita, makin besar kedamaian yang kita rasakan, makin besar kemampuan kita menikmati hidup yang bahagia. Orang yang berbahagia adalah orang yang dapat mengurai dan menjawab dengan benar dari mana kita berasal? ( Siapa yang menciptakan kita?) , Untuk apa kita hidup?, Dan Mau kemana kita akan kembali setelah hidup di dunia ini? . Orang yang berbahagia adalah orang yang dapat berdamai dengan dirinya, dengan orang lain, dan dengan Allah SWt. Sobat, dalam artikel kali ini kita akan membahas bagaimana meraih integrated success yang akan membawa kebahagiaan hidup tidak hanya di dunia tetapi juga diakherat. Setidaknya ada empat kunci untuk meraih integrated success itu : 1. Kunci Aqidah yang menjadi dasar utama dan pembuka bagi datangnya kesuksesan. Kunci ini didasarkan pada pandangan bahwa petunjuk Allah SWT adalah hal yang paling berharga dalam hidup. Kita bisa baca dan kaji surat Al-fatihah ayat 1-7. Setidaknya sobat dalam surat alfatihah ini ada tujuh Prinsip melejitkan potensi diri untuk meraih kemuliaan hidup dan udah pernah saya bahas dalam tulisan-tulisan sebelumnya silahkan akses di www.faqihsyarif.com . Diantaranya adalah sebagai berikut kalau dibahasakan dengan bahasa self management : Prinsip awali dengan basmalah,kedua Terimalah diri apa adanya, ketiga Berikanlah yang terbaik – Be The Best, keempat Milikilah impian tidak hanya berorientasi di dunia tapi juga akherat, kelima temukan potensi diri dan peluang diri, keenam Rumuskan cara meraih impian, dan ketujuh. Belajarlah dari pengalaman orang-orang yang sukses maupun yang gagal. 2. Kunci akhlak dan keluhuran budi pekerti. Kunci ini semakin penting dirasakan dan ampuh pada era saat ini. Percayalah sobat, tanpa kekuatan akhlak dan keluhuran budi pekerti, seseorang sebagai pribadi maupun institusi, tidak akan pernah meraih kemajuan atau kesuksesan. Keberhasilan Rasulullah SAW adalah bukti nyata tentang hal itu. Dalam hadits Abu hurairah ra dterangkan bahwa Rasulullah SAW diperintah oleh Allah SWT agar melakukan tujuh perkara: Pertama,Takut kepada Allah SWt di kala sepi sendiri maupun di kala ramai di depan umum,kedua. Berkata adil di kala marah maupun senang. Ketiga, tetap hemat di kala miskin maupun kaya. Keempat, menyambung tali silaturrahim dengan orang yang memutuskannya. Kelima, memberikan bantuan kepada orang yang tidak pernah membantunya. Keenam, member maaf kepada orang yang dzalim dan aniaya kepadanya.Ketujuh, diamnya berpikir, bicaranya menjadi teguran dan peringatan atau amar ma’ruf nahi munkar. Subhaanallah pesan hadits ini sungguh luar biasa. 3. Kunci amal professional. Amal professional dalam Islam mengacu pada etos kerja islami yang didasarkan pada pandangan bahwa kerja dalam Islam dinamakan ‘amal” tidak lain adalah Ibadah. Profesional itu meliputi tiga hal yang harus ada : pertama kafaah ( Expert) ahli di bidangnya, kedua Himmah ( memiliki etos kerja yang tinggi) sedangkan yang terakhir adalah amanah( dapat dipercaya). 4. Kunci keunggulan Daya Saing. Sekarang ini di era globalisasi kita telah menghadapi 4C ( Critis,Chalenge,Competition,Change). Maka dibutuhkan speed dan innovation serta core competensi yang unggul dan mempunyai nilai tambah serta memiliki modal intelektual. Teruslah meningkatkan valensi diri kita. Ada dua hal yang sangat penting kita perhatikan : Pertama, pentingnya SDM yang unggul bukan hanya dalam jumlah (kuantitas), tetapi terutama kualitas (ilmu pengetahuan dan teknologi). Kedua, pentingnya kompetisi akan menggerakkan manusia sebagai pribadi maupun institusi untuk menjadi yang terbaik atau the winner. Demikian ringkasan dari hasil diskusi di perkuliahan dengan para mahasiswa penulis semoga bermanfaat bagi kita. sebagai penutup saya ambil pernyataan Mas Wuryanano owner dari Swastika Prima : Semua orang harus dan wajib sukses! Tanpa kecuali, siapa pun itu, ini adalah “komando” dari Tuhan yaitu Allah SWT, tidak boleh dibantah. Tuhan ingin setiap orang dari kita itu bisa hidup sukses, Tuhan tidak ingin kita hidup susah. “ Ya Allah, terangilah hatiku, lisanku,pendengaranku, penglihatanku, dan juga belakang dan depanku, atas dan bawahku. Ya Allah, karuniakanlah kepadaku cahaya penerang. Aamiin.” Salam Dahsyat dan Luar biasa! ( Spiritual Motivator – N. Faqih Syarif H, Penulis buku Al Quwwah ar ruhiyah kekuatan spirit tanpa batas dan Buku Thank’s God Menebar Rahmat Meraih nikmat. www.faqihsyarif.com )

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment