Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Tuesday, December 2, 2008

Berguru Pada Kegagalan


Berguru Kepada Kegagalan
Oleh: Ghin Hisma S

Kesedihan, kekecewaan, frustasi, dan kemalangan adalah kata-kata yang bersinonim dengan kegagalan. Berbagai bentuk kegagalan memenuhi sudut-sudut kehidupan. Gagal dalam belajar, gagal dalam meraih angka atau nilai yang tinggi, gagal dalam berwiraswasta, gagal dalam berkarir, gagal dalam mencari jodoh, gagal dalam membangun keluarga bahagia, gagal menepati janji, gagal dalam sebuah pertandingan, dan lain-lain, semuanya akrab dengan kehidupan manusia. Kegagalan demi kegagalan yang dialami seseorang tak jarang menimbulkan kekecewaan yang dalam, hingga hilangnya kepercayaan diri. Gagal menjadi kata yang ditakuti sehingga setiap orang berusaha menjauhinya. Kegagalan diibaratkan jurang yang memisahkan antara harapan dan kenyataan. Berapa banyak orang yang mengakhiri hidupnya dengan tragis karena tidak kuat lagi menahan derita kegagalan.

Pada dasarnya, kegagalan merupakan realitas hidup yang harus dilakoni setiap individu yang ingin sukses. Meski banyak buku-buku motivasi yang mengobarkan semangat untuk maju meraih kesuksesan ataupun bimbingan adversity question (kecerdasan menyelesaikan masalah), tanpa kesadaran dan iktiqad kuat untuk sukses “kekuatan kegagalan” adalah nonsense. karena Arti sebuah kekagagalan itu relative tergantung bagaimana seorang individu menyikapinya. “raja-raja kegagalan” sekaligus “raja-raja Kesuksesan” semisal Disney, Honda, Edison merupakan sebagian kecil orang-orang yang berani gagal demi menyongsong kesuksesan. Sebagai contoh, Walt Disney, sebelum ia sukses mendirikan studio dan menciptakan tokoh-tokoh kartun seperti Donald Duck, Mickey Mouse, Pluto, Snow white, Cinderella, Peter Pan dan Bambi, ia adalah seorang penjaja Koran yang miskin, ketika beranjak dewasa kegagalan demi kegagalan selalu dialaminya, mencoba masuk kedinas militeran tidak diterima, melamar di perusahaan ditolak! sampai-sampai tidak ada lagi harta yang dimilikinya kecuali bakat menggambar kartun jenis hewan, tidak sampai disitu iapun harus mengalami penolakan berkali-kali pula hingga akhirnya ada sebuah studio kecil yang mau menerima jasa menggambarnya dan memesan suatu alur cerita kartun bergerak berjudul Alice in the wonderland dari sinilah awal kesuksesannya.



Arti Kegagalan………….

Darmadi darmawangsa dalam bukunya Fight Like A Tiger Win Like A Champion mengemukakan beberpa poin hakikat kegagalan.

Pertama, Kegagalan merupkan guru terbaik (Failure is the best teacher). Bagi setiap individu bermental positif, kegagalan merupakan guru terbaik dalam perjalanan menuju pintu kesuksesan. Tindakan yang tepat ketika kita gagal adalah jadikan ia guru yang membimbingmu untuk tidak mengulangi kegagalan yang sama bahkan jadikan ia sebagai tangga menuju kesuksesan sejati. Temukan hikmahnya dan bangkitlah dari keterpurukan !! tancapkan dalam hati “aku bisa !” dan “aku akan mencoba lagi sampai berhasil”

Kedua, kegagalan akan membuat seseorang mengubah tindakan. Belajar dari Kegagalan!! Gagal dalam meraih nilai tinggi misalnya, padahal usaha sudah maksimal. Bagi orang yang memiliki positive thinking hal ini tentu akan membuatnya mencari cara baru dan mencobanya. Dan ini merupakan bukti bahwa ia sedang berjalan menuju sebuah tujuan yaitu “nilai tinggi”. Bukankah siapapun yang berjalan menuju sebuah tempat akan sampai ke tujuan???

Ketiga, kegagalan adalah TANTANGAN yang membuat kita lebih kuat. Karena kegagalan itu bagian dari proses kehidupan, karena kegagalan itu tidak menyenangkan. Karena kegagalan itu bisa melumpuhkan semangat, karena kegagalan berarti sebuah kerugian, maka tidak ada cara lain kecuali mempersiapkan diri untuk TIDAK GAGAL



Keempat, kegagalan merupakan peringatan bagi kita unuk lebih waspada. Untuk tidak jatuh pada lubang yang sama dua kali.



Kelima, Kegagalan akan menumbuhkan keberanian untuk menambil resiko. Ini jika ia telah KENAL dan AKRAB dengan kegagalan . Disamping itu, setidaknya kegagalan adalah bukti bahwa kita telah mencoba berbuat. Ini jauh lebih baik ketimbang tidak pernah gagal karena tidak pernah berusaha.

Sebagai seorang muslim, Dalam kamus agama islam tidak dikenal kata putus asa akibat kegagalan, bahkan ketika kita dalam keadaan paling terpuruk dan terhina sebagai manusia sekalipun, Selalu akan ada rahmat Allah disana. Hakikat kegagalan dalam Islam adalah gagal dalam meraih Ridha-Nya, gagal dalam meraih kenikmatan hakiki yang dijanjikannya bagi hamba-hambanya yang sholeh yakni liqa’a robbi “Berjumpa dengan-Nya”. Wallahu a’lam bisshowab.

Next Prev home

0 comments:

Post a Comment