Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM.

Ikuti Program Kami tiap hari Kamis jam 17.00 s.d 18.00 Talkshow di Radio SMART FM 88.9 FM."Sukses Bisnis bersama Kekuatan Spirit Tanpa Batas"

Kumpulan Kisah Teladan

Simak kisah teladan yang penuh inspirasi yang akan membuat hidup anda lebih semangat lagi.

Selamatkan Indonesia dengan Syariah dan Khilafah

Hanya dengan kembali tegaknya Khilafah Islamiyah, dunia ini kembali menjadi indah.

Fikrul Mustanir

Membentuk pribadi yang selalu menebar energi positif di dalam kehidupannya.

Karya-karya kami

Kumpulan karya-karya kami yang sudah terjual di toko buku Gramedia, Toga Mas dan lain-lain.

Sang Spiritual Motivator

Sang Spiritual Motivator
Photo Mr.Faqih Syarif

Umrah dengan 1/2 Harga

LiburanMurah.co

Wednesday, September 21, 2016

Memilih Teman memilih masa depan.



Memilih Teman memilih masa depan
“ Seseorang  itu akan  ikut  temannya. Karenanya  hendaklah  di antara kamu  memperhatikan  siapa  yang  menjadi  temanmu ( HR Tirmidzi & HR Abu Dawud)

Sobat,  orang-orang  yang  menjadi  teman  terdekat  kita  akan  sangat  memberikan efek  pada  bagaimana kita  melihat sesuatu  dan bagaimana  tingkat  kesuksesan kita. Bagaimana perasaan anda  ketika sedang  berada  di lingkungan  orang-orang positif? Apakah  anda  merasa lebih antusias  dan  mendapat  support?
Pasti ! ... ketika kita  berada di lingkungan  orang-orang positif, kita  akan merasa lebih termotivasi . Kita  akan  memiliki  kekuatan baru  untuk  mencoba  lagi dan lagi, ketika kita mengalami kegagalan. Kita  akan bisa merasakan   kuatnya  dorongan  untuk maju  lebih baik lagi  dari kondisi kita saat ini.
Sobat, kalau kita berguru dan bergaul dengan orang-orang   yang  memiliki valensi dan semangat  yang lebih tinggi dari kita.  Kita  akan lebih terinspirasi untuk berbuat lebih kreatif  dan  mencari cara  baru  mencapai  keberhasilan. Kita akan  memiliki hasrat  yang  menggebu-gebu  untuk maju lagi. Inilah  efeknya jika kita sering  bergaul dengan orang-orang positif.  Keberhasilan mereka , suatu saat  akan benar-benar  menjadi  keberhasilan kita. Sobat  semua itu terserah kepada kita untuk menentukan  dengan siapa kita  banyak  menghabiskan waktu, orang-orang positif  ataukah orang-orang negatif. Tapi ingatlah memilih Teman adalah memilih masa depan sebagaimana judul artikel ini.
Sobat, namun faktanya, orang-orang  negatif  tersebar banyak sekali di lingkungan kita berada. Hampir  di setiap sudut  tempat  yang  kita  datangi  selalu saja  ada  mereka  dengan berbagai  bentuknya. Bagaimana  seharusnya  sikap kita  terhadap orang-orang semacam itu?  Salah satu cara yang paling mudah adalah  dengan  berlaku seperti orang –orang  tuli yang tidak pernah  mendengar hal-hal negatif atau kalau bahasa jakartenya EGP ( Emang gue Pikirin ) sehingga jalan kita  untuk terus maju  dan  mencapai keberhasilan  akan terbuka  semakin lebar  tanpa  terpengaruh  orang-orang negatif.
Sobat, sekarang coba  pikirkan  1 orang  yang anda  kenal baik, yang pernah mengalami  kegagalan besar  dalam  hidupnya  dan kemudian  ia bisa berbalik menjadi orang sukses. Cari tahu  dan pelajari  bagaimana ia  bisa  membalikkan keadaan tersebut, dan kemudian berusahalah untuk menduplikasinya.
Tentukan paling  sedikit  3 orang  teman yang memiliki valensi yang lebih tinggi dari anda yang memiliki semangat positif  jadikan kawan akrab, berusahalah  untuk  mendekat  sedekat-dekatnya  dengan ketiga  orang tersebut. Usahakan  untuk berbicara  dari  hati ke hati  dengan  mereka  satu per satu, dan ungkapkan maksud baik anda ini. Berusahalah  untuk menerapkan  prinsip “Give   and  Take “ bukan prinsip “ Take and Give.”
Sobat, secara spiritual macam Teman menurut Athaillah, “Ketahuilah  bahwa  kau memiliki tiga macam  teman : (1) Harta  yang  akan kau tinggalkan saat kau mati. (2) Keluarga, yang akan meninggalkanmu  setelah kau dikubur.( 3 ) Amal perbuatanmu, yang tidak akan pernah berpisah  denganmu. Karena  itu bertemanlah dengan  teman  yang setia menemanimu ke dalam kubur. Orang berakal  adalah  yang memperhatikan  perintah  dan larangan Allah.”
Jangan sampai  amal kita  sedikit  sementara  kita sibuk  dengan  isteri dan anak, dan harta. Ketahuilah, hanya  amal yang  akan  menyertai kita  hingga negeri akherat, sementara isteri, anak dan harta  kita akan meninggalkan kita  ketika kita mati. Setelah mati, satu-satunya  yang tetap  terhubung  dengan kita  adalah amal perbuatan kita. Kita akan di hisab ketika di hari kiamat.
Harta  merupakan ujian. Karena itu, berhati-hatilah  jangan  sampai  ujian  itu  melalaikan  kita  dari Allah. Isteri dan anak  juga merupakan ujian  seperti yang jelaskan dalam QS  at-taghabun Surat ke-64 ayat-64 : “ Di antara  isteri dan anak-anakmu ada  yang menjadi musuh bagimu.”  Berhati-hatilah  jangan  sampai  ujian  itu  membuat  kita  melupakan kematian, alam kubur  dan pertanyaan dua malaikat. Teruslah  berupaya  melakukan amal sholeh  agar Allah Ridho  di dunia, juga agar amal sholeh  itu  menjadi  teman kita di kubur dan hari kiamat.
Hal ini diperkuat oleh Hadits Rasulullah SAW  yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.     “ Ada  tiga kelompok  yang mengikuti mayat: keluarga, harta  dan  amal. Dua kembali  dan yang hanya  satu mengikuti. Keluarga  dan harta  kembali,  sementara  yang  tersisa  bersamanya hanya amal perbuatannya.”
Di penghujung artikel ini saya kembali mengingatkan pada diri kita bahwa memilih teman adalah memilih masa depan. “Jangan bersahabat dengan orang yang ahwal (kondisi) nya tidak membangkitkan semangatmu dan perkataannya tidak mengantarmu kepada Allah.” ( Ibnu Athaillah )
Sobat. Bersahabat dengan Al-Quran dan sunnah dilakukan dengan cara mengamalkan keduanya. Bersahabat dengan langit dilakukan dengan cara merenungkannya dan bersahabat dengan bumi dilakukan dengan cara mengambil pelajaran darinya. Persahabatan dengan Allah bukan untuk meraih kesejajaran, melainkan untuk menaati Allah dalam semua perintah-Nya, mesyukuri segala nikmat-Nya, bersabar menghadapi ujian dari-Nya, dan Ikhlas menjalani seluruh ketetapan-Nya. Kedekatan Allah kepada hamba terwujud dalam bentuk pembelaan dan pertolongan-Nya.
Salam Dahsyat dan Luar Biasa !
(Spiritual Motivator – DR. N. Faqih Syarif H, M.Si. Penulis Buku The Power of Spirituality – Meraih Sukses Tanpa Batas. www.faqihsyarif.com )

Sunday, September 18, 2016

Jagalah Hati Jangan Kau kotori !



Jagalah Hati Jangan Kau Kotori!
Berkaratnya hati disebabkan oleh dua hal yaitu LALAI dan DOSA. Dan juga ada dua cara untuk membersihkan karat hati yaitu ISTIGHFAR dan DZIKIR. Rasulullah SAW pernah bersabda, " Hendaklah lisanmu senantiasa basah dengan dzikir mengingat Allah." ( Faqih Syarif, 2016)

Sobat, beberapa waktu yang lalu kita sudah bahas hati yang sehat itu adalah hati yang tunduk, hati yang tenang, hati  yang bertakwa, hati yang suci dan hati yang kembali. Dalam tulisan kali kita akan bahas  mengenai hati yang rusak atau yang sakit. Ibnu Athaillah berkata, “ Siapa yang ingin  melihat sejumlah perumpamaan hati, perhatikanlah rumah. Ada rumah  yang  seperti  rumah rusak sehingga  menjadi tempat buang air kecil. Ada hati yang seperti rumah  bagus, dan  ada juga  hati  yang seperti rumah hancur.”
Sobat, Hati yang rusak adalah  hati  yang dipenuhi sifat  munafik, amarah, kesat, lalai dan dengki. Semua penyakit hati itu  disebabkan  oleh rasa cinta  kepada  dunia. Berikut ini beberapa contoh keadaan  hati yang sakit beserta penjelasannya :
1.      Hati  yang  yang  berpenyakit, yaitu  yang mengidap  penyakit syirik, kufur, nifak, dan lalai. Allah  memberikan  gambaran  tentang  orang  munafik dengan  mengatakan, “ Dalam hati  mereka  terdapat penyakit (sehingga)  Allah  menambah penyakitnya. Bagi mereka  terdapat siksa  yang pedih karena mereka berdusta.” (TQS. Al-Baqarah(2) :10).
2.      Hati Munafik, yaitu  hati  yang menyembunyikan  sesuatu  sehingga berbeda  dengan  yang ditampilkannya. Misalnya, ia tampil  sebagai orang  beriman tetapi  hatinya dipenuhi  keufuran, ia tampil  sebagai orang  yang tulus, padahal hatinya dipenuhi kedengkian.
3.      Hati  yang menyimpang, yaitu  yang mengetahui  kebenaran, tetapi meninggalkannya  karena  sombong  dan munafik.  Allah berfirman  dalam QS Ali Imran (3) ayat 7 :
uqèd üÏ%©!$# tAtRr& y7øn=tã |=»tGÅ3ø9$# çm÷ZÏB ×M»tƒ#uä ìM»yJs3øtC £`èd Pé& É=»tGÅ3ø9$# ãyzé&ur ×M»ygÎ7»t±tFãB ( $¨Br'sù tûïÏ%©!$# Îû óOÎgÎ/qè=è% Ô÷÷ƒy tbqãèÎ6®KuŠsù $tB tmt7»t±s? çm÷ZÏB uä!$tóÏGö/$# ÏpuZ÷GÏÿø9$# uä!$tóÏGö/$#ur ¾Ï&Î#ƒÍrù's? 3 $tBur ãNn=÷ètƒ ÿ¼ã&s#ƒÍrù's? žwÎ) ª!$# 3 tbqãź§9$#ur Îû ÉOù=Ïèø9$# tbqä9qà)tƒ $¨ZtB#uä ¾ÏmÎ/ @@ä. ô`ÏiB ÏZÏã $uZÎn/u 3 $tBur ㍩.¤tƒ HwÎ) (#qä9'ré& É=»t6ø9F{$# ÇÐÈ  
“ Dia-lah yang menurunkan Al kitab (Al Quran) kepada kamu. di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat[1], Itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat[2]. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, Maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta'wilnya, Padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah. dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami." dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.”

4.      Hati  yang  murka, hati  yang dipenuhi perasaan  sangat marah  karena tidak  menyukai sesuatu  atau seseorang. Ini  termasuk salah satu  sifat orang  munafik dan  kafir. Mereka marah  terhadap  kaum beriman  dan tidak  menginginkan  kebaikan bagi mereka.
5.      Hati yang  tertutup, yaitu  hati yang telah Allah tutup  karena  sekian lama berada dalam keadaan  nifak, kufur, lalai, tanpa  mau berobat. Itu Merupakan hukuman Allah  lantaran sikap  hamba yang  terus bermaksiat.  Allah berfirman dalam QS An-Nahl (16) ayat 108 :
šÍ´¯»s9'ré& šúïÏ%©!$# yìt7sÛ ª!$# 4n?tã óOÎgÎ/qè=è% óOÎgÏèôJyur öNÏd̍»|Áö/r&ur ( šÍ´¯»s9'ré&ur ãNèd šcqè=Ïÿ»tóø9$# ÇÊÉÑÈ  
“mereka Itulah orang-orang yang hati, pendengaran dan penglihatannya telah dikunci mati oleh Allah, dan mereka Itulah orang-orang yang lalai.”
6.       Hati  yang kesat . Ini  merupakan  hukuman  Allah  bagi  orang yang  mengenal kebenaran, tetapi  menyimpang  darinya. Kekesatan  hati  juga  menjadi  hukuman  bagi  orang  yang  melihat mukjizat  dan  tanda  kekuasaan Allah tetapi  iman  mereka tidak bertambah. Ini  merupakan penyakit  berbahaya  dan termasuk sifat  orang muinafik dan kafir. Dan seperti kondisi kaum Yahudi yang digambarkan oleh Allah dalam QS al-maidah (5) ayat 13 :
$yJÎ6sù NÍkÅÕø)tR öNßgs)»sVÏiB öNßg»¨Zyès9 $oYù=yèy_ur öNßgt/qè=è% ZpuÅ¡»s% ( šcqèùÌhptä zOÎ=x6ø9$# `tã ¾ÏmÏèÅÊ#uq¨B   (#qÝ¡nSur $yàym $£JÏiB (#rãÏj.èŒ ¾ÏmÎ/ 4 Ÿwur ãA#ts? ßìÎ=©Üs? 4n?tã 7poYͬ!%s{ öNåk÷]ÏiB žwÎ) WxÎ=s% öNåk÷]ÏiB ( ß#ôã$$sù öNåk÷]tã ôxxÿô¹$#ur 4 ¨bÎ) ©!$# =Ïtä šúüÏZÅ¡ósßJø9$# ÇÊÌÈ  
“(tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. mereka suka merobah Perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya [3], dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) Senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), Maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”

Sobat,  apabila  hati  kosong  dari rasa  takut dan risau, hati  itu  akan  menjadi  hati  yang rusak. Iblis  memenuhinya  dengan  bisikan  yang mengandung  berbagai  harapan  terhadap dunia, rasa takut miskin, panjang angan-angan, sikap  berpaling  dari Allah,  serta tidak  takut dan  malu  kepada-Nya.
Sobat, ketika hati seseorang  dipenuhi  dengan  kebaikan, iblis  bersembunyi  dan lari. Ia tidak  mendapatkan  tempat  di dalamnya  serta tidak menemukan pintu masuk.  Pasalnya, hati itu dipenuhi rasa takut, risau, dan tafakkur  kepada Allah sehingga  bercahaya dan  bersinar. Dengan cahaya hatinya,  hamba  bisa  melihat pintu masuk iblis. Maka ia lempari sang iblis  disertai sikap  mengingkari ajakannya. Ia  berepegang  pada  cahaya  yang Allah limpahkan  dalam hatinya  sehingga ia bisa  mengalahkan  bisikan iblis.  Pada cahaya  terdapat dzikir  kepada Allah. Karenanya, dalam hadits  disebutkan bahwa “ syetan  akan langsung  lari  terbirit-birit  ketika  mendengar  hamba  melafalkan dzikir  kepada Allah.” ( HR Bukhari – Muslim).

Sobat. Berkaratnya hati disebabkan oleh dua hal yaitu LALAI dan DOSA. Dan juga ada dua cara untuk membersihkan karat hati yaitu ISTIGHFAR dan DZIKIR. Rasulullah SAW pernah bersabda, " Hendaklah lisanmu senantiasa basah dengan dzikir mengingat Allah."

Salam Dahsyat Dan Luar Biasa !  ( Spiritual motivator – DR. N. Faqih Syarif H, M.Si. Penulis Buku The Power of Spirituality – Meraih Sukses Tanpa Batas. www.faqihsyarif.com )



[1]  Ayat yang muhkamaat ialah ayat-ayat yang terang dan tegas maksudnya, dapat dipahami dengan mudah.

[2] Termasuk dalam pengertian ayat-ayat mutasyaabihaat: ayat-ayat yang mengandung beberapa pengertian dan tidak dapat ditentukan arti mana yang dimaksud kecuali sesudah diselidiki secara mendalam; atau ayat-ayat yang pengertiannya hanya Allah yang mengetahui seperti ayat-ayat yang berhubungan dengan yang ghaib-ghaib misalnya ayat-ayat yang mengenai hari kiamat, surga, neraka dan lain-lain.


[3] Maksudnya: merobah arti kata-kata, tempat atau menambah dan mengurangi.


Prev

Ingin Punya Travel Haji Sendiri?

LiburanMurah.co